Bagaimana Cara Menjadikan Mars Layak Huni?

mars

Bayangkan suatu hari nanti saat matahari semakin tua dan mulai berevolusi menjadi raksasa merah, bumi tidak akan layak huni lagi, lautan dibumi akan menguap habis dan bumi akan menjadi gurun raksasa yang sangat panas.

Saat hal tersebut terjadi, mars adalah planet dengan suhu yang tepat untuk kehidupan. Namun sayangnya mars tidak punya cukup atmosfer.

Jutaan tahun yang lalu, mars pernah memiliki atmosfer yang tebal. Namun, setelah inti mars membeku, mars kehilangan medan magnet yang melindungi atmosfernya, sehingga secara berlahan atmosfer mars terkikis oleh angin surya.

Dengan demikian mars tetap belum layak huni.

Lalu, bagai mana cara mengubah mars menjadi seperti Bumi?

Kuncinya adalah Terraforming. Lalu, apakah yang dimaksud dengan Terraforming?
Terraforming adalah proses bersifat hipotesis yang mengubah atmosfer, temperatur, topografi permukaan atau ekologi suatu planet, bulan, atau struktur lainnya menjadi mirip dengan Bumi sehingga dapat dihuni oleh manusia.

Untuk melakukan terraforming pada mars, Berikut hal yang harus kita lakukan.

Menambahkan lautan di Mars

Mars

Di kutub selatan Mars masih terdapat air dalam keadaan membeku. Apabila simpanan es tersebut dicairkan, maka air akan kembali mengisi lautan Mars. Caranya dengan menggunakan satelit yang dibekali cermin yang terbuat dari bahan kaca PET beraluminium. Cermin tersebut dapat diletakkan di orbit Mars dan seperti kaca pembesar yang dapat mengarahkan cahaya matahari untuk mencairkan es yang ada di kutub. Namun langkah itu tak mudah, sebab diameter cermin yang diperlukan sekitar 125 km.

Mempertebal Atmosfer dan Menaikkan Suhu Mars

Setelah masalah air beres, langkah selanjutnya adalah mempertebal atmosfer dan meningkatkan suhu Mars. Mars sangatlah dingin sebagai akibat atmosfer tipisnya. Suhu terpanas Mars tercatat hanya 22 derajat celcius, dan saat malam bisa turun drastis hingga minus 73 derajat celcius. Untuk meningkatkan suhu Mars dibutuhkan gas rumah kaca. Berbeda dengan di Bumi, pemanasan global justru merupakan hal yang menguntungkan di Mars.

Beruntung Mars memiliki cadangan CO2 beku di kutubnya sehingga apabila dicairkan, dapat mengisi atmosfer dengan gas rumah kaca. Tak hanya memanaskan planet. CO2 di atmosfer Mars juga dapat menaikkan tekanan udara planet tersebut. Tekanan udara alami Mars sangatlah rendah, yakni hanya mencapai 0,6 kilopascal, padahal manusia di Bumi terbiasa hidup dalam tekanan 101,3 kilopascal. Apabila dicairkan semua, CO2 di kutub dapat menaikkan tekanan hingga 30 kilopascal. Selanjutnya, tekanan udara dapat dinaikkan dengan bantuan gas2 seperti metana.
Gas rumah kaca lain yang bisa meningkatkan suhu Mars adalah amonia dan metana. Penggunaan amonia memiliki keuntungan lain, yakni mampu menghasilkan gas nitrogen yang penting untuk meniru komposisi atmosfer Bumi (mayoritas gas dalam atmosfer Bumi adalah nitrogen). Amonia dan metana dapat diperoleh dari planet lain dan satelit2nya, semisal dari Titan, satelit Saturnus. Cara “mudah” untuk memasukkan metana ke atmosfer jika kita malas mentransportnya dari planet lain dengan jarak jutaan kilometer adalah dengan menabrakkan asteroid atau komet yang kaya akan amonia ke Mars.

Planet Kembaran Venus Ditemukan

kembaran venus
GJ 1132b, sebuah planet ekstrasurya berbatu kembaran Venus

Ilmuan menemukan planet berbatu yang cukup dekat dengan bumi ( hanya 39 tahun cahaya). Kami menduga bahwa planet ini akan sangat mirip dengan venus, planet juga akan memiliki atmosfer tebal layaknya Venus."

Planet yang dinamai GJ 1132b ini mengorbit sebuah bintang kerdil merah hanya seperlima ukuran matahari hanya dalam waktu 1,6 hari untuk sekali orbit. Planet ini menorbit bintangnya pada jarak 1,4 juta mil.

Akibatnya, GJ 1132b dipanggang dengan suhu sekitar 450 derajat Fahrenheit. Suhu tersebut akan mendidihkan air diplanet tersebut.

GJ 1132b berukuran 16 persen lebih besar dari Bumi, dengan diameter sekitar 9.200 mil. Planet ini memiliki massa 60 persen lebih besar dari Bumi. Data yang dihasilkan menunjukkan bahwa planet ini memiliki komposisi berbatu mirip dengan Bumi.

MAVEN mengungkapkan kecepatan angin surya pengupasan atmosfer Mars

maven
Kesan artistik angin matahari


Temuan menunjukkan bahwa erosi atmosfer Mars meningkatkan secara signifikan selama badai matahari.

"Mars tampaknya pernah memiliki atmosfer tebal" kata John Grunsfeld, astronot dan administrator asosiasi untuk NASA Direktorat Misi Sains di Washington. "Memahami apa yang terjadi pada atmosfer Mars akan memberikan pengetahuan bagi kita tentang dinamika dan evolusi dari setiap atmosfer planet."

Pengukuran MAVEN menunjukkan bahwa angin matahari mengikis atmosfer Mars pada laju sekitar 100 gram setiap detik.

Selain itu, serangkaian badai matahari menghantam atmosfer Mars pada Maret 2015, dan MAVEN menemukan bahwa atmosfer terkikis lebih cepat. Peningkatan badai matahari di masa lalu mungkin juga telah mengubah iklim Mars.

Angin surya adalah aliran partikel, terutama proton dan elektron, yang mengalir dari atmosfer matahari dengan kecepatan sekitar satu juta mil per jam. Medan magnet yang dibawa oleh angin matahari yang mengalir melewati Mars dapat menghasilkan medan listrik. Medan listrik ini mempercepat gerakan atom gas bermuatan, atau yang disebut ion, di atas atmosfer Mars ' sampai akhirnya terlempar ke ruang angkasa.

Tujuan dari misi MAVEN NASA, yang diluncurkan ke Mars pada November 2013, adalah untuk menentukan berapa banyak atmosfer planet dan air telah hilang ke ruang angkasa. Ini adalah misi yang pertama ditujukan untuk memahami bagaimana Matahari mungkin telah dipengaruhi perubahan atmosfer di Planet Merah. Maven telah beroperasi di Mars untuk lebih dari setahun dan akan menyelesaikan misi utama pada 16 November.

Hujan besi cair di planet Alien

planet

Ditemukan pada tahun 2013, PSO J318.5-22 adalah obyek ekstrasurya berjarak 75 tahun cahaya yang tidak memiliki bintang tuan rumah. Ini adalah kesan artis. Gambar kredit: MPIA / V.Ch.Quetz.

Pola cuaca di dunia misterius di luar tata surya kita telah terungkap untuk pertama kalinya.

Lapisan awan, yang terdiri dari debu panas dan tetesan besi cair, telah terdeteksi pada objek seperti planet yang ditemukan 75 tahun cahaya dari Bumi, kata para peneliti.

Temuan dari studi ini bisa meningkatkan kemampuan para ilmuwan untuk mengetahui apakah kondisi di planet jauh mampu mendukung kehidupan.

Sebuah tim yang dipimpin oleh University of Edinburgh menggunakan teleskop di Chile untuk mempelajari sistem cuaca di dunia yang jauh - dikenal sebagai PSO J318.5-22 - yang diperkirakan berumur sekitar 20 juta tahun.

Peneliti menangkap ratusan gambar infra-merah dari objek dalam waktu selama 5 jam. Dengan membandingkan kecerahan PSO J318.5-22 dengan objek lainya, tim menemukan bahwa objek ini memiliki beberapa lapisan awan tebal.

Objek ini berukuran sekitar ukuran Jupiter - planet terbesar di tata surya kita - tetapi kira-kira delapan kali lebih besar. Suhu di dalam awan di PSO J318.5-22 melebihi 800 ° C, kata peneliti.

Tim mampu secara akurat mengukur perubahan kecerahan pada PSO J318.5-22 karena tidak mengorbit bintang. Bintang seperti matahari kita memancarkan sejumlah besar cahaya, yang dapat mempersulit pengukuran yang dilakukan dari kecerahan objek yang mengorbit mereka.a

Jupiter telah menendang planet gas raksasa ke lima

planet ke 9
Kesan artis dari planet Neptunus dikeluarkan dari sistem surya dengan Jupiter 4 miliar tahun yang lalu. Gambar kredit: SwRI.

Astrofisikawan di University of Toronto menemukan bahwa pertemuan dekat dengan Jupiter sekitar empat miliar tahun yang lalu mungkin telah mengakibatkan terlemparnya planet lain dari tata surya.

Keberadaan planet gas raksasa kelima pada saat pembentukan tata surya selain Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus pertama kali diusulkan pada tahun 2011. Tapi jika memang ada, bagaimana hal itu bisa pergi kemana planet tersebut?

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah menduga planet itu terlempar oleh gravitasi Saturnus atau Jupiter.

Ejections planet terjadi sebagai akibat dari pertemuan planet di mana salah satu objek mempercepat terlalu banyak sehingga terlepas dari tarikan gravitasi besar Matahari.

Suar di Lubang hitam Markarian 335

blackhole flare
Diagram ini menunjukkan bagaimana fitur pergeseran, yang disebut korona, dapat membuat suar sinar-X di sekitar lubang hitam. Korona (diwakili fitur berwarna keunguan) mengumpul ke dalam (kiri), menjadi lebih cerah, sebelum menembak jauh dari lubang hitam (tengah dan kanan). Para astronom tidak tahu mengapa korona bergeser, tetapi mereka telah belajar bahwa proses ini mengarah ke terangnya cahaya X-ray yang dapat diamati oleh teleskop. Gambar kredit: NASA / JPL-Caltech.

Perilaku membingungkan dan aneh lubang hitam telah terpecahkan, dengan pengamatan baru dari misi NASA Explorer Swift dan Array Nuklir spektroskopi Telescope, atau NuSTAR. Kedua teleskop ruang menangkap lubang hitam supermasif yang mengeluarkan letusan raksasa cahaya X-ray, membantu para astronom mengatasi teka-teki yang sedang berlangsung: Bagaimana lubang hitam supermasif memiliki suar?

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lubang hitam supermasif mengirimkan berkas sinar-X saat korona sekitarnya - sumber partikel yang sangat energik - menembak jauh dari lubang hitam.

3 Film Bertema Antariksa Yang Tidak Boleh Dilewatkan

Saat ini telah banyak film bergenre sains-fiction, salah satu diantaranya adalah
film yang bercerita tentang perjalanan manusia di ruang angkasa.

Berikut 3 film antariksa terbaik yang tidak boleh dilewatkan.

1. THE MARTIAN

the martian bertahan di mars

Saat sekelompok astronot sedang menjalani sebuah misi di planet mars, tiba-tiba badai menerjang. Akibat badai tersebut, seorang astronot bernama Mark Watney (Matt Damon) terhempas dan terluka. Di tengah badai, teman-teman satu tim Mark tidak bisa menemukan Mark. Mark pun dianggap mati. Teman-teman Mark akhirnya memutuskan kembali ke bumi dan meninggalkan Mark di Mars.

Siapa sangka, ternyata Mark masih hidup. Mark yang kesakitan bergegas menuju habitat (kediaman sementara yang dibangun NASA di Mars) dan berusaha menyembuh kan luka yang didapat karena hempasan badai. Namun yang menjadi masalah selanjutnya adalah bagaimana caranya Mark bisa bertahan hidup di Mars? Lalu bagaimana juga Mark bisa kembali pulang ke bumi saat ia bahkan tidak bisa berkomunikasi dengan NASA?

2. INTERSTTELAR

Poster film interstellar

Interstellar adalah film karya Christoper nolan yang dibintangi oleh Matthew McConaughey sebagai Cooper, Anne Hathaway sebagai Amelia brand, Michael Caine(Prof Brand) dan Jessica Chastain ( sebagai Murpy dewasa). Selain itu ada juga Mackenzie Foy sebagai murphy kecil.

Berkisah 60 tahun dari sekarang, Film ini mengisahkan tentang usaha manusia mencari planet yang mungkin dijadikan tempat tinggal baru bagi manusia. Bumi disaat itu sudah mulai tidak cocok di huni manusia dan satu satunya tanaman pangan yang ada adalah jagung, tanaman pangan yang lain sudah tidak bisa tumbuh karena perubahan iklim, kondisi tanah dan udara yang sudah tidak sehat bahkan buat manusia sekalipun.
Permasalahan yang ada, jagung tidak lama lagi juga tidak bisa bertahan dan akan mati karena kondisi tanah dan atmosfer yang terus berubah, harapan terakhir? Cari planet lain yang bisa ditinggali manusia.

3. Gravity
grafity

Gravity berkisah tentang Dr Ryan Stone (Sandra Bullock), seorang astronot NASA, bersama rekannya, Matt Kowalsky (George Clooney), sedang melaksanakan misi memperbaiki Hubble Telescope yang rusak di stasiun ruang angkasa.

Namun, sebuah insiden terjadi kala pesawat ulang alik yang mereka kendarai hancur gara-gara dihantam benda luar angkasa. Akhirnya mereka terjebak di ruang angkasa. Mereka harus bertahan di ruang hampa udara dengan persediaan oksigen yang semakin tipis di baju astronot. Bagaimana keseruanya? Ayo kita tonton di bioskop.

Bagaimana cara terbentuknya Lubang Hitam Supermasif

penggabungan lubang hitam

Lubang hitam supermasif (Lubang hitam Raksasa) dapat terbentuk dengan berbagai macam mekanisme, diantaranya;

1. Runtuhnya Awan Gas Raksasa

Salah satu teori menjelaskan bahwa lubang hitam raksasa dapat terbentuk apabila awan gas yang sangat besar runtuh karna gravitasinya sendiri, maka lubang hitam bisa tercipta.

2. Ledakan Supernova Bintang Raksasa

Saat sebuah bintang raksasa sampai pada akhir hidupnya, bintang yang kehabisan hidrogen akan mulai runtuh karena gravitasinya sendiri, setelah itu bintang akan meledak menjadi supernova : ledakan terbesar dialam semesta. Yang tersisa kini hanyalah inti bintang yang sangat masif yang terus runtuh karena gravitasinya, inti yang runtuh ini memiliki gravitasi yang luar biasa besar, inti inilah yang disebut lubang hitam.

3. Penggabungan Lubang hitam

Kemungkinan terbentuknya lubang hitam raksasa juga dipercaya akibat penggabungan lubang hitam kecil. Sebuah peristiwa diyakini bisa muncul yang membawa lubang hitam besar bersama yang saling tabrakan dan bergabung ke keseluruhan galaksi.
Pada peristiwa tersebut, lubang hitam akan bermigrasi ke arah pusat baru, yakni galaksi yang lebih besar. Pada akhirnya, lubang hitam akan meningkat satu sama lain dan bertabrakan, sehingga menciptakan lubang hitam yang lebih besar.

Makalah penelitian pertama tentang Pluto telah terbit

Pluto

Gambar resolusi tinggi ini ditangkap oleh Pesawat Ruang Angkasa NASA : New Horizons dengan menggabungkan gambar biru, merah dan inframerah yang diambil dengan Multi spektral Visual Imagine Camera (MVIC). Diameter Pluto adalah 1.473 mil (2.372 kilometer). Gambar kredit: NASA / Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory / Southwest Research Institute.

Tim New Horizons menjelaskan berbagai temuan tentang Pluto dalam makalah penelitian pertama, yang diterbitkan hari ini.

"Sistem Pluto : Hasil awal dari Eksplorasi New Horizons" muncul dalam dan di sampul jurnal sains edisi Oktober 16; publikasi datang hanya tiga bulan setelah explorasi bersejarah NASA dari sistem Pluto pada pertengahan Juli.

Penulisnya termasuk lebih dari 150 personil NASA; Principal Investigator Alan Stern dari Southwest Research Institute (SwRI) adalah salah seorang penulisnya.

Berbagai bentang alam geologi di Pluto, dari atmosfer Pluto, sampai bulan menarik nya, New Horizons telah mengungkapkan tingkat keragaman dan kompleksitas dari Pluto dan bulan-bulannya.

"New Horizons melengkapi misi pengamatan tata surya, memberikan manusia pandangan pertama di dunia menarik ini dan sistem," kata Jim Green, direktur dari ilmu planet di Markas NASA di Washington.

"Tim New Horizons tidak hanya menulis buku sistem Pluto, tapi juga menginspirasi generasi sekarang dan masa depan untuk terus mengeksplorasi alam semesta.

"Pesawat ruang angkasa NASA New Horizons mencapai jarak 8.507 mil (13.691 kilometer) dari permukaan Pluto selama 14 Jul pada pendekatan terdekatnya, mengumpulkan sangat banyak data untuk dibawa kembali ke Bumi..

"Sistem Pluto mengejutkan kami dalam banyak hal, terutama mengajarkan kita bahwa planet kecil dapat tetap aktif selama miliaran tahun setelah pembentukan mereka," kata Stern. "Kami juga diajarkan pelajaran penting oleh tingkat kompleksitas yang tak terduga geologi Pluto dan bulan besarnya Charon."

Jupiter Great Red Spot Masih Terus Menyusut

great red spot jupiter

Dalam gambar terbaru Jupiter berbagai fitur telah ditangkap, termasuk angin, awan dan badai. Para ilmuwan mengambil gambar dari Jupiter menggunakan Hubble Wide Field Camera 3 selama sepuluh jam dan telah menghasilkan dua peta dari jupiter. Peta ini memungkinkan ilmuan untuk menentukan kecepatan angin Jupiter.

Gambar baru mengkonfirmasi bahwa badai besar, yang telah berkecamuk di permukaan Jupiter selama tiga ratus tahun, terus menerus menyusut. Saat ini, Badai Great red spot berukuran sekitar 150 mil (240 kilometer) lebih kecil dari tahun 2014.

Waw, Teryata Langit Di Pluto Berwarna Biru

langit pluto
Pandangan atmosfer Pluto

Gambar warna pertama dari Pluto Hazes atmosfer, dikembalikan oleh pesawat NASA New Horizons pekan lalu, mengungkapkan bahwa langit Pluto berwarna biru.

Kabut partikel sendiri cenderung abu-abu atau merah, tapi cara mereka menghamburkan cahaya biru telah mendapat perhatian dari tim sains New Horizons. "Warna biru memberitahu kita tentang ukuran dan komposisi partikel kabut," kata peneliti tim sains Carly Howett, juga dari SwRI. "Sebuah langit biru sering hasil dari hamburan cahaya matahari oleh partikel yang sangat kecil. Di Bumi, partikel-partikel tersebut adalah molekul nitrogen sangat kecil. Pada Pluto Partikel Tholin tampak lebih besar - tapi masih relatif kecil".

Para ilmuwan percaya partikel tholin terbentuk di ketinggian atmosfer, di mana sinar matahari ultraviolet membelah molekul nitrogen dan metana dan memungkinkan mereka untuk bereaksi dengan satu sama lain untuk membentuk ion yang lebih kompleks dan bermuatan positif. Ketika mereka bergabung kembali, mereka membentuk makromolekul yang sangat kompleks, proses pertama ditemukan terjadi di bagian atas atmosfer dari bulan Saturnus, Titan. Molekul-molekul yang lebih kompleks terus menggabungkan dan tumbuh sampai mereka menjadi partikel kecil; gas yang mudah menguap mengembun dan melapisi permukaan Pluto dengan es beku sebelum mereka punya waktu untuk jatuh melalui atmosfer ke permukaan, di mana mereka menambah warna merah Pluto.

Tips untuk saksikan hujan Draconid malam ini

meteor

Hujan meteor ini tergolong hujan meteor minor karena intensitasnya yang kecil yaitu sekitar 5 - 10 meteor/jam. Draconid berlangsung dari tanggal 6 - 10 Oktober 2015 dan puncaknya pada tanggal 7 - 8 Oktober 2015. Draconid disebabkan oleh sisa-sisa debu dari Komet 21P Giacobini - Zinner yang ditemukan pada tahun 1900. Draconid dapat kita saksikan mulai dari malam tanggal 7 sampai subuh tanggal 8 di arah rasi Draco. Karena ada cahaya bulan yang mengganggu pengamatan, jadi usahakan bersabar ketika anda ingin mengamati hujan meteor ini.

Berikut tips yang dapat kami berikan bagi yang ingin mengamati hujan meteor ini

1. Ketika anda ingin melihat hujan meteor ini pastikan tempat di sekitar anda terbebas dari polusi cahaya(gelap gulita).

2.jangan menggunakan teropong atau teleskop, karna akan mengganggu luas pandangan, cukup dengan mata telanjang saja.

3. Bawalah kamera untuk merekam hujan meteor.

4. Gunakan jaket agar tidak kedinginan serta nyalakan musik agar suasana tidak sepi.

tulisan ini telah dibebaskan ke dalam lisensi CC BY-SA 3.0 dan lisensi GFDL

Bagaimana Cara Mengukur Masa Bintang?



Massa suatu benda langit misalanya bintang dapat diukur dengan memperhatikan gerak orbit benda langit lainya yang ada dalam jangkauan gravitasinya. Sebagai contoh Massa bumi dapat di ukur dengan melihat gerakan orbit bulan.

Untuk mengukur massa bintang, Hukum Kepler ketiga dapat hanya diterapkan dalam gerak orbit di bintang ganda.

Berdasarkan Hukum Kepler ketiga, kuadrat kala edar obyek yang mengorbit bintang sebanding dengan pangkat tiga jarak rata-rata si obyek dari bintan. Dan hubungan Hukum Gravitasi Newton dan Hukum Kepler ketiga bisa memberikan massa total kedua bintang dalam sistem bintang ganda dalam hubungan :
(m1+ m2) = (d1+ d2)3/P2
dengan (d1+ d2) = R

pusat masa

P = periode orbit ; m1 dan m2= massa kedua bintang ; R = total jarak separasi antara kedua bintang dengan pusat massa.
Hubungan tersebut dapat digunakan untuk mengetahui massa komponen bintang ganda itu.

Untuk bintang tunggal, diagram Hertsprung Russel dapat digunakan sebagai faktor penentu massa. Untuk bintang di Deret Utama, sifat-sifatnya memiliki keterkaitan yang erat dengan massanya. Massa bintang menentukan berapa lama ia akan berada di deret utama. Semakin besar massa sebuah bintang, maka semakin boros pula ia menguras hidrogennya sehingga umurnya akan lebih singkat. Dengan mengetahui luminositas atau temperatur sebuah bintang maka kita bisa menentukan massanya. Di deret utama, luminositas sebuah bintang sebanding dengan pangkat 3,5 massa sebuah bintang.



Pada tahun 2004, untuk pertama kalinya bisa menentukan massa sebuah bintang secara langsung menggunakan metode lensa mikro gravitasi. Dengan teknik ini para astronom berhasil menentukan massa bintang dengan melihat efek yang ditimbulkan bintang pada berkas cahaya yang melewatinya.

Ilmuan Nasa Percaya Bahwa Ada Kehidupan di Luar Bumi

kehidupan luar bumi

Di tengah perdebatan sengit sehubungan kehidupan luar bumi, NASA, mempercayai akan adanya kehidupan di planet lain.

Wajib baca : Planet mars dalam kebudayaan Manusia

Charles Frank Bolden Jr, Administrator NASA, menyatakan bahwa dirinya dan banyak orang di luar sana percaya akan adanya kehidupan di luar Bumi dan mungkin kami akan menemukan buktinya beberapa tahun kemudian.

Bolden mengatakan, saat ini kami telah menemukan ribuan planet lain, yang mirip dengan Bumi, Beberapa orang percaya bahwa NASA akan menemukan bukti adanya kehidupan lain di alam semesta.

Tak hanya itu, dia juga mengomentari tentang kontroversi pendaratan bulan. Komentarnya datang beberapa hari setelah mantan astronot John Grunsfeld mengungkapkan aliens kemungkinan bersinggungan dengan manusia, sebagai akibat dari perubahan yang dibuat manusia terhadap Bumi.

Planet Mars dalam kebudayaan Manusia

mars
Foto : Mars

1. Mars simbol perang

mitos mars
Gambar : Suku kuno mengamati Mars

Pada waktu ketika hanya bulan dan bintang-bintang menerangi langit malam, ketakutan datang setiap kali Planet semerah darah muncul dilangit. Mars, Planet Merah, adalah pertanda sekaligus simbol untuk perang dan agresi selama ribuan tahun.

2. Tehnologi dan imajinasi

alien
Ilustrasi : Kanal Mars dan Alien

Mars tetap dalam imajinasi manusia, dan bahkan munculnya ilmu pengetahuan dan teknologi tidak mengganggu kewaspadaan kita pada dunia tetangga ini. Teleskop di tahun 1880-an mengungkapkan tanda aneh di Mars yang meyakinkan massarakat bahwa Mars memiliki kanal yang dibangun oleh ras alien.

3. Ketakutan akan perang

mars
Ilustrasi : Serangan Alien

Dahulu orang percaya bahwa ada kehidupan cerdas di Planet Mars yang memiliki persenjataan perang yang menakutkan. Namun hari ini, kita tahu bahwa tidak ada peradaban cerdas di Mars.

4. Mars harapan baru.

Misi ke mars
ilustrasi : misi ke Mars


Bahaya Mars masih mengintai di hati nurani kita, untuk hari ini Mars adalah dunia yang suram, diselimuti tanah gersang dan radiasi mematikan. Namun, kita berada di sebuah pencarian untuk menaklukkan ketakutan kita dan berdamai dengan planet ini. Kita mulai berani karena Mars adalah satu-satunya planet selain Bumi di mana manusia bisa menetap suatu hari nanti.

Air di Bulan tidak berasal dari Komet

air di bulan
Foto : Bulan


Dahulu para ilmuwan percaya Bulan untuk benar-benar kering. Karena pada tahap awal ini dalam evolusi bulan, tidak adanya Atmosfir dan pengaruh radiasi matahari dianggap cukup untuk menguapkan semua zat yang mudah menguap ke angkasa. Namun, pada 1990-an, para ilmuwan memperoleh data dari probe Lunar Prospector yang mengguncang kepercayaan mereka: saat ditemukan air di Bulan.

Dalam rangka untuk menjelaskan bagaimana air bisa ada di permukaan Bulan, ilmuwan merumuskan sebuah teori yang dikenal sebagai "Teori perangkap dingin." Sumbu rotasi Bulan hampir vertikal, yang menyebabkan kawah di daerah kutub tidak akan pernah terkena sinar matahari. Ketika komet yang sebagian besar terdiri dari air es jatuh, menguap air dapat tertarik ke dalam setiap "perangkap dingin" dan tetap di sana tanpa batas waktu, karena sinar matahari tidak menguapkan itu.

dibulan ada air
Foto : Air di Bulan


Para ilmuwan memutuskan untuk memeriksa apakah komet mampu memenuhi peran utama "pemasok air." diBulan. Kecepatan khas dari komet es berkisar dari 20 sampai 50 kilometer per detik. Perkiraan menunjukkan bahwa kecepatan tinggi menyebabkan 95-99,9 persen air menguap ke angkasa luar. Ada sebuah keluarga periode pendek komet yang kecepatan jatuh jauh lebih rendah dari 8 -10 kilometer per detik. Komet periode pendek seperti mencapai sekitar 1,5 persen dari kawah bulan. Namun demikian, simulasi telah menunjukkan bahwa ketika komet periode pendek yang jatuh, hampir semua air menguap dan kurang dari 1 persen dari tetap di Bulan.

"Kami sampai pada kesimpulan bahwa hanya ada air dalam sangat kecil yang di akibatkan komet di Bulan". Lalu, dari manakah air dibulan berasal?

Galaksi memudar tanda akhir dari alam semesta

kematian alam semesta

Penelitian, yang merupakan bagian dari proyek Galaxy dan Mass Assembly (GAMA), melakukan survei multi-panjang gelombang, dengan melibatkan banyak teleskop yang paling kuat di dunia.

"Kami menggunakan teleskop ruang angkasa dan teleskop berbasis darat untuk mengukur output energi lebih dari 200.000 galaksi di pada seluruh rentang panjang gelombang," kata Simon Driver (ICRAR,University of Western Australia), yang mengepalai tim GAMA.

Data survei, dirilis ke astronom di seluruh dunia kemarin, mencakup pengukuran output energi setiap galaksi di 21 panjang gelombang, dari ultraviolet hingga inframerah. Data ini akan membantu para ilmuwan untuk lebih memahami bagaimana berbagai bentuk galaksi.

galaksi

Semua energi di alam semesta diciptakan dalam Big Bang, dengan sebagian dikurung sebagai massa. Bintang bersinar dengan mengubah massa menjadi energi, seperti yang dijelaskan oleh persamaan Einstein E = mc2. Penelitian GAMA mengukur semua energi yang dihasilkan Alam semesta hari ini dan membandingkanya dengan data yang diambil pada waktu yang berbeda di masa lalu.

Fakta bahwa alam semesta secara perlahan memudar telah dikenal sejak akhir 1990-an, namun karya ini menunjukkan bahwa hal itu terjadi di semua panjang gelombang dari ultraviolet sampai ke inframerah, yang mewakili penilaian yang paling komprehensif dari output energi dari alam semesta.

"Energi yang dihasilkan Alam semesta akan menurun secara perlahan, seiring dengan semakin tuanya Alam semesta. Alam semesta pada dasarnya duduk di sofa, menarik selimut dan akan tertidur untuk tertidur abadi.

Planet Yang mengorbit Bintang Kerdil Juga Mempunyai Medan Magnet

magnet bumi

Planet mirip Bumi yang mengorbit dekat dengan bintang kecil mungkin memiliki medan magnet yang melindungi mereka dari radiasi bintang dan membantu menjaga kondisi permukaan yang bisa kondusif untuk kehidupan, menurut penelitian dari astronom di University of Washington.

Medan magnet sebuah planet berasal dari inti dan dianggap membelokkan partikel bermuatan dari angin bintang, dan melindungi atmosfer menguap ke ruang angkasa. Medan magnet, lahir dari pendinginan interior sebuah planet, dan bisa melindungi kehidupan di permukaan dari radiasi bintang yang berbahaya, seperti medan magnet bumi melindungi kita.

Bintang bermassa rendah adalah yang paling umum di alam semesta. Tetapi karena bintang bermassa rendah redup, zona layak huninya juga terletak relatif dekat.
Dan planet yang begitu dekat dengan bintangnya akan menerima tarikan gravitasi kuat bintang, yang bisa menyebabkan planet menjadi terkunci pasang surut gravitasi, yang menyebabkan sisi yang sama selamanya menghadap bintang induknya, seperti bulan yang selalu menghadapkan sisi yang sama ke Bumi.

medan magnet planet extrasolar

Ilmuan mengatakan bahwa secara umum planet yang terkunci pasang surut tidak mungkin memiliki medan magnet pelindung.

Namun ini tidak sepenuhnya benar, karena pasang surut akan memanaskan mantel planet, dan mantel akan semakin baik menghamburkan panas, dengan demikian terjadi pendinginan inti, yang pada gilirannya membantu menciptakan medan magnet.

Jadi, data terkini menunjukan bahwa planet kebumian yang mengorbit bintang kerdil juga memiliki medan magnet yang melinduni planet dari radiasi bintang yang berbahaya.

Nasa temukan air cair mengalir dipermukaan Mars

air dimars

Temuan baru dari wahana NASA Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) menemukan keberadaan air cair mengalir dipermukaan Mars masa kini.

Menggunakan spektrometer pada MRO, peneliti mendeteksi tanda dari mineral terhidrasi di lereng di mana garis-garis misterius terlihat di Planet Merah. Garis-garis ini merupakan air yang muncul dan mengalir di lereng curam mars selama musim hangat, dan kemudian memudar di musim dingin. Garis garis ini muncul di beberapa lokasi di Mars ketika suhu di atas minus 10 derajat Fahrenheit (minus 23 Celsius), dan menghilang di kali lebih dingin.

"Penemuan Ini adalah perkembangan yang signifikan dalam misi pencarian air dan kehidupan diMars, walaupun air yang kami temukan adalah air asin.

"Kami menemukan garam terhidrasi hanya ketika fitur musiman ini muncul, yang menunjukkan bahwa baik garis-garis gelap itu sendiri atau proses yang membentuk mereka adalah sumber air.

Dalam kedua kasus, deteksi garam terhidrasi di lereng ini berarti bahwa air memainkan peran penting dalam pembentukan garis-garis ini, "kata Lujendra Ojha dari Georgia Institute of Technology (Georgia Tech) di Atlanta, penulis utama laporan ini Temuan yang dipublikasikan 28 September oleh Nature Geoscience.

Kenapa kita tidak mengirim misi berawak ke Titan? Inilah alasanya

misi ke Titan

Titan adalah salah satu satelit Saturnus, tidan adalah satu-satunya objek antariksa selain bumi yang diketahui memiliki cairan dipermukaanya. Dengan kandungan atmosfirnya, para ilmuan mengklaim Titan sebagai objek paling mirip bumi. Tapi, kenapa kita tidak mengirim misi berawak ke Titan? Inilah alasanya

1.Titan terlalu dingin.
Ya, suhu di titan memang sangat dingin, suhu -179derajatCelsius akan membekukan kita.

2. Atmosfir titan berbeda dengan atmosfir Bumi.
Kandungan nitrogen dan metana diatmosfir titan benar benar akan membunuh setiap kehidupan yang kita ketahui.

3. Tidak ada air di Titan.
Kita tahu bahwa Di Titan memang ditemukan adanya cairan di permukaannya, dan menjadikan satu-satunya objek luar angkasa yang diketahui memiliki cairan di permukaannya selain Bumi, tetapi bukan air cair seperti dibumi, melainkan metana dan etana cair.

4. Kurangnya Tehnologi yang kita miliki.
Dengan tehnologi yang kita miliki saat ini, kita membutuhkan waktu hampir 7 tahun untuk mencapai titan, hal itu akan menjadi kendala besar karna astronot akan kehabisan persediaan makanan dan Oksigen sebelum sampai ke Titan.

Mencari galaksi yang paling layak huni

galaksi layak huni

Manusia telah lama bertanya-tanya: "Apakah kita sendirian di alam semesta?" Setelah semua, Bumi adalah salah satu planet di Galaksi satu di antara ratusan miliar planet yang ada di seluruh alam semesta. Sekarang tim ilmuwan berusaha untuk memecahkan misteri ini dengan membangun model cosmobiological pertama yang mengeksplorasi kelayakhunian alam semesta.

Dipimpin oleh Dr Pratika Dayal, dari Durham University, para peneliti berharap model mereka akan membantu mengidentifikasi galaksi dengan potensi untuk menjadi tuan rumah kehidupan seperti yang kita kenal.

"Secara sederhana kelayakhunian galaksi tergantung pada tiga hal," kata Dr Dayal, seorang Addison Wheeler Fellow di Durham Institut Advanced Study dan Institute for Computational Cosmology.

"Yang pertama adalah jumlah total bintang yang dapat menampung planet, yang berkaitan dengan ukuran galaksi.

"Kedua, itu tergantung pada jumlah total planet dan materi pembentuk kehidupan, seperti karbon, oksigen dan zat besi yang tersedia.

"Ketiga ada kebutuhan untuk mempertimbangkan pengaruh negatif dari ledakan supernova yang radiasi kuat berpotensi dapat menghambat pembentukan dan evolusi kehidupan kompleks di planet terdekat."

Menggunakan survei lebih dari 140.000 galaksi di wilayah alam semesta terdekat ke Bumi, tim menemukan bahwa galaksi elips bisa menjadi yang paling mungkin "bagi kehidupan".

tabel survei bintang

Galaksi ini setidaknya dua kali lebih besar galaksi Bima Sakti kita, memiliki bintang dalam jumlah yang sangat besar dan berpotensi menjadi tuan rumah 10.000 kali lebih banyak planet mirip bumi.

Mereka juga memiliki tingkat terendah ledakan supernova, yang berarti bahwa sebagian besar planet-planet ini tetap tidak terpengaruh oleh radiasi berbahaya dan berpotensi memiliki kondisi yang tepat untuk menjadi tuan rumah kehidupan.

Model cosmobiological meliputi seluruh sejarah semua galaksi di alam semesta lokal kita, yang diperlukan untuk memahami kemungkinan adanya galaksi layakhuni. Para peneliti sekarang berharap untuk menerapkan model ini ke seluruh alam semesta.

Profesor Carlos Frenk, Direktur Universitas Institut Komputasi Kosmologi, mengatakan: "Apakah kita sendirian di alam semesta?Pertanyaan dalam ilmu tidak datang lebih besar dari ini.

"Para astronom mungkin siap akhirnya untuk menjawab pertanyaan ini melalui kombinasi pengamatan baru dari ruang yang telah mengungkapkan adanya planet mirip Bumi di sekitar banyak bintang, dan studi teoritis seperti itu dari tim Pratika Dayal ini yang menyoroti pada tempat pencarian kehidupan di luar bumi adalah paling mungkin berhasil. "
Tim peneliti terdiri dari Dr Dayal di Durham University (pembentukan galaksi), Profesor Charles Cockell, Edinburgh University (kondisi yang kondusif untuk hidup), Profesor Ken Beras, Edinburgh University (pembentukan planet) dan Dr Anupam Mazumdar, Lancaster University (asal usul alam semesta ).

Profesor Martin Ward, Direktur Sains, di Universitas Institut Advanced Study, mengatakan: "Kemajuan besar sering dibuat ketika beberapa daerah yang sangat berbeda dari studi dibawa bersama-sama, dan Durham University adalah pusat internasional untuk studi interdisipliner tersebut.

"Dalam studi ini, Pratika Dayal dan rekan-rekan kerjanya mengeksplorasi topik yang menarik dari 'cosmobiology', dengan tujuan untuk mengungkapkan tempat paling ramah di alam semesta, untuk 'kehidupan seperti yang kita tahu itu."

Temuan ini diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters.

Hujan Meteor Perseid Akan Hiasi Langit Bumi Pada 12 - 13 Agustus

hujan meteor

Hujan meteor ini dinamakan Perseid karena radian munculnya meteor akan berada dekat Rasi Perseus. Pada puncaknya tanggal 12-13 Agustus 2013 lepas tengah malam, Rasi Perseus berada di langit timur laut.

Hujan meteor tahun ini akan terlihat dengan sangat jelas, karena langit akan exstra gelap tanpa hadirnya bulan.

Material dari hujan meteor Perseid ini berasal dari debu ekor komet Swift Tuttle yang ditemukan oleh Astronom Lewis Swift dan Horace Tuttle dari Amerika pada tahun 1862. Bumi yang berevolusi mengelilingi matahari melewati lintasan dari serpihan debu komet Swift Tuttle ini setiap tahunnya, lebih tepatnya setiap bulan Agustus.

Komet tersebut memiliki periode orbit 130 tahun, terakhir kali komet mendekati Bumi pada tahun 1992 dan diperkirakan akan kembali tahun 2126.Saat Bumi melintasi serpihan bebatuan dari ekor komet Swift Tuttle, bebatuan tersebut mau tak mau tertarik oleh gravitasi bumi, menuju bumi, dan terbakar oleh lapisan atmosfer yang menyebabkan terlihat seperti bintang jatuh di langit malam.
Bebatuan meteor terbakar lebih dulu di atmosfer sehingga saat jatuh ke bumi hanya berupa butiran pasir yang sama sekali tak berbahaya.

Waw, Sepertiga Bintang Di Galaksi Bimasakti Telah Bermigrasi

peta galaksi bima sakti

Peta bintang di galaksi bima sakti harus di ubah karna hampir sepertiga dari seluruh Bintang di galaksi ini telah berpindah dari posisinya semula.

Migrasi bintang ini dapat kita lihat pada matahari, matahari telah bermigrasi dari tempat ia di lahirkan ke tempat saat ini.

Untuk membuat peta Bima Sakti, para ilmuwan menggunakan Sloan Digital Sky Survey (SDSS) telescope's Apache Point Observatory Galactic Evolution Explorer (APOGEE). Alat ini bekerja dengan mengamati 100.000 bintang selama empat tahun, untuk memetakan lokasi bintang di galaksi ini.

Kunci untuk menciptakan dan menafsirkan peta galaksi ini adalah dengan mengukur unsur-unsur atmosfer disetiap bintang.

"Dari komposisi kimia bintang, kita bisa mempelajari asal dan sejarah kehidupannya," kata Hayden.

Informasi kimia berasal dari spektrum, yaitu pengukuran rinci berapa banyak cahaya bintang yang dipancarkan pada panjang gelombang yang berbeda.

Spectra menunjukkang aris menonjol yang sesuai dengan unsur-unsur dan senyawa. Para astronom dapat mengetahui bintangi tu terbuat dari apa dengan membaca garis-garis spektral.

Hayden dan rekan-rekannya menggunakan data APOGEE untuk memetakan jumlah relatif dari 15 elemen terpisah, termasuk karbon, silikon, dan besi pada bintang di seluruh galaksi.

Apa yang mereka temukan sangat mengejutkan mereka, hingga 30 persen bintang memiliki komposisi yang menunjukkan bahwa mereka terbentuk pada bagian jauh galaksi dari posisi mereka saat ini.

Ilmuan Umumkan Proyek Perburuan Alien Senilai $100juta

kehidupan Alien

Stephen Hawking telah mengumumkan sebuah proyek baru senilai $100.000.000 untuk mencari kehidupan cerdas di luar Bumi.

Dalam proyek ini, para ilmuan akan mensurvei 1 juta bintang di Bima Sakti serta 100 galaksi terdekat.

"Kami tahu bahwa kehidupan dapat berkembang di bumi, sehingga dialam semesta pastilah banyak kehidupan yang berkembang, "tutur Hawking di Royal Society London.

"Di suatu tempat di alam semesta, mungkin kehidupan cerdas sedang mengamati kita. Kini telah tiba Saatnya bagi kita berkomitmen untuk menemukan jawabannya, untuk mencari kehidupan di luar Bumi.

Program ini dimulai dengan melacak sinyal keberadaan kehidupan dengan teleskop yang paling kuat di dunia-Teleskop Green Bankdi West Virginia, Amerika Serikat, dan Teleskop Parkes diNew South Wales, Australia.

Dalam proyek ini Masyarakat akan diundang untuk berpartisipasi dalam upaya menemukan sinyal dari dunia lain itu melalui Search for Extraterrestrial Intelligence atau SETI.

Beginilah Cara Astronout NASA Keramas Di Stasiun Ruang Angkasa

Melalui hastag #AstronautProblems NASA membagikan foto tentang bagaimana seorang astronout mandi di ruang angkasa.

kramas di angkasa

Menurut astronot Karen Nyberg, orang-orang yang berada di pesawat ruang angkasa menggunakan kantong air hangat dan beberapa sampo khusus untuk membersihkan rambut mereka.

Nasa seringkali mengirim gambar yang bersifat humoris. Di samping itu NASA juga sering menampilkan wajah perjuangan nyata para astronot di Stasiun Antariksa Internasional.

Foto Terbaik Planet Kerdil Pluto Beserta Bulanya Charon

foto terbaik pluto
Foto terbaik pluto yang diambil new horizons

Sebuah citra dari pesawat ruang angkasa NASA New Horizons mengungkapkan pegunungan dan air es di permukaan Pluto, kerak aktif di bulan terbesarnya Charon dan diselesaikan dengan pandangan bulan kecil milik pluto.

foto kawah di pluto
Foto pegunungan di permukaan pluto

Sebuah pandangan dari pegunungan di pluto yang tingginya 11.000 kaki, menunjukan bukti bahwa Pluto termasuk salah satu objek yang termuda di tata surya.

charon bulan terbesar pluto
Gambar dari Charon, salah satu bulan pluto

New Horizons menemukan beberapa kawah seukuran Texas di Charon, yang merupakan bukti kegiatan geologi terakhir.

foto pertama hidra, bulan lain pluto
Pandangan dari Hydra, bulan terkecil pluto.

Saat New Horizons terbang melintasi pluto, New Horizons menemukan Hydra bulan kecil Pluto. Hydra tidaklah berbentuk bulat seperti Charon, karena Hydra tidak cukup besar untuk memiliki bentuk bulat. Hydra memiliki panjang 28 mil dan diameter 19 mil.

Citra Planet Kerdil Pluto 16jam Sebelum Pendekatan Terdekat New Horizon

citra terbaru pluto

Setelah 9 tahun dari peluncuranya, akhirnya wahana ruang angkasa new horizon telah sampai di tempat tujuanya. Wahana ini akan melakukan terbang lintas di dekat planet kerdil Pluto dan akan memberikan data rinci tentang pluto dalam 200 jam pengamatannya.

Gambar ini di ambil oleh pesawat ruang angkasa New Horizon 16 jam sebelum pendekatan terdekatnya ke Pluto, Yaitu pada jarak 476.000mil (766.000 kilometer) dari permukaan Pluto.

Seberapa besar Pluto? Telah terjawab dalam misi New Horizons

pluto dan charon

Melalui Misi New Horizons, kini telah terjawab salah satu pertanyaan yang paling dasar tentang Pluto - seberapa besar ukuran pluto?.

Misi ini menemukan bahwa Diameter Pluto 1.473 mil (2.370 kilometer), sedikit lebih besar daripada yang perkiraan sebelumnya. Untuk menentukan diameter Pluto, Nasa menggunakan Gambar yang diambil dengan Long Range Reconnaissance Imager (Lorri). Dengan demikian, Pluto di nobatkan sebagai objek terbesar di sabuk kuiper.

"Ukuran Pluto telah diperdebatkan sejak penemuannya pada tahun 1930. Kami sangat senang, akhirnya pertanyaan tentang Ukuran Pluto berhasil terjawab," kata ilmuwan misi Bill McKinnon, Washington University, St. Louis.

Manusia Tengah Bersiap Untuk Melaju Dengan Kecepatan Cahaya

Pesawat dengan kecepatan cahaya



Mungkinkah kita melesat melebihi kecepatan cahaya? Albert Einstein seorang ilmuan teoristis mengatakan bahwa mustahil bagi suatu benda ciptaan manusia dapat melaju secepat cahaya. Tapi teori Einstein ini kini ditantang. Sebab manusia ingin keluar dari keterbatasannya selama ini dan ingin menanklukkan hukum alam.



Beberapa ilmuwan masih terus berusaha untuk membuat mesin yang mampu melesat melebihi kecepatan cahaya.



Satu tahun kecepatan cahaya adalah 9.460.730.472.580 kilometer (9,46 triliun kilometer). Kalau manusia bisa membuat mesin yang mampu melesat melebihi kecepatan itu berarti manusia sudah mampu terbang lebih cepat dari kilat. Teknologi seperti apa yang bisa menciptakan kecepatan seperti itu?



Para ilmuwan masih terus berharap dimasa depan manusia mampu menciptakan mesin yang mampu melampaui batas kecepatan kosmik. Bahkan meskipun hal itu bertentangan dengan hukum fisika. Manusia ingin keluar dari keterbatasannya dan tak mau tunduk pada hukum fisika.



Manusia justru berpikir bahwa manusia harus mampu mengubah hukum fisika dan menciptakan realitas baru yang tak harus tunduk pada hukum alam. Dan inovasi teknologi diharapkan bisa memberikan solusi untuk hal itu.



Musim panas lalu, suatu percobaan di Eropa yang disebut Oscillation Project with Emulsion Racking Apparatus(OPERA) memberikan hasil yang sangat mengejutkan dunia. Para peneliti mengumumkan bahwa mereka telah berhasil melakukan uji coba perjalanan dengan kecepatan sepersekian detik lebih cepat dari pada cahaya.



Berita tentang perjalanan yang disebut clocked neutrinos travelling itu karuan saja mengejutkan banyak orang. Karena selama ini belum pernah terdengar ada kendaraan yang bisa melaju dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya.



Meskipun para ilmuwan masih menutup-nutupi berita ini, namun imajinasi banyak orang langsung membumbung ke pesawat ruang angkasa. Kendaraan yang mungkin bisa digunakan untuk perjalanan cepat antar bintang.



Hal ini karena, sebagian orang sudah berangan-angan untuk bisa pindah suatu saat ke planet baru di luar tata surya kita!



Perjalanan supercepat melebihi kecepatan cahaya tidak bisa dipungkiri telah menjadi tema sentral banyak fiksi ilmiyah selama puluhan tahun.



Hasrat yang begitu besar selama bertahun-tahun bahkan berabad-abad untuk menemukan sebuah teknologi baru yang bisa mewujudkan semua impian itu tidak pernah padam. Apalagi dengan adanya temuan-temuan baru seperti ini.



Sebagian orang bahkan bertanya, apakah kita sudah sampai? Apakah perjalanan cepat melebihi cahaya itu sudah tercapai? Apakah manusia sekarang memang sudah mampu melewati batas kecepatan kosmik yang pernah ditetapkan Einstein pada 1905?



Sayangnya, euforia itu prematur. Hasil uji coba OPERA ternyata tidak benar seperti yang diumumkan. Adanya kesalahan teknis dalam pengukuran kecepatan untuk waktu neutrino membuat pendapat Einstein belum terbantahkan.



Meski demikian, para ilmuwan tetap tidak patah semangat. Apa yang pernah terungkap dari hasil OPERA memang belum menceritakan apa-apa secara ilmiah, tetapi ide tentang perjalanan yang lebih cepat dari pada cahaya tetap menjadi imajinasi yang tidak pernah tenggelam.



Penulis skenario film HollywoodZack Stentz, melalui filmThe ThoraliasViking in Spacebaru-baru ini mengatakan dalam suatu panel diskusi yang menarik di Los Angeles bahwa setiap penulis fiksi ilmiah paling tidak sekali seumur hidupnya harus mampu menjangkau ranah yang jauh di luar tata surya.



“Ini adalah lompatan iman yang memungkinkan Anda menceritakan kisah-kisah di atas kanvas besar ini. Anda diciptakan untuk mampu mengubah hukum fisika. Jadi, jangan pernah berpikir bahwa ini tidak mungkin,” katanya.

Inilah Lubang Hitam Terbesar Yang Pernah Ditemukan

lubang hitam terbesar yang pernah di temukan

Sebuah tim internasional yang dipimpin oleh Benny astrofisikawan Trakhtenbrot, seorang peneliti di ETH Zurich Institut Astronomi, menemukan sebuah lubang hitam raksasa di galaksi yang berukuran normal, menggunakan WM Keck Observatory 10 meter, Keck I teleskop di Hawaii. Tim terkejut saat menemukan satu lubang hitam dengan massa lebih dari 7 miliar kali Matahari sehingga lubang hitam ini dinobatkan sebagai lubang hitam yang paling besar yang pernah ditemukan.

Bahkan lebih mengejutkan lagi, lubang hitam ini juga memecahkan rekor massa relatif dari galaksi inangnya.

Pada kebanyakan galaksi, lubang hitam hanya memiliki massa kurang dari satu persen dari massa galaksi. Dalam CID-947, massa lubang hitam adalah 10 persen yang dari massa galaksi inangnya. Karena perbedaan yang luar biasa ini, tim menyimpulkan lubang hitam ini tumbuh begitu cepat sehingga galaksi tuan rumah tidak mampu mengimbangi.

"Lubang hitam adalah benda yang memiliki seperti gaya gravitasi yang kuat dan tidak ada dapat melarikan diri darinya bahkan cahaya sekalipun," kata Profesor Meg Urry dari Yale University.

"Teori relativitas Einstein menjelaskan bagaimana lubang hitam membengkokkan ruang dan waktu di sekitarnya. Adanya lubang hitam dapat dibuktikan karena materi disekitar lubang hitam dipercepat oleh gaya gravitasi. sehingga, materi yang dipercepat akan memancarkan radiasi terutama energi tinggi. "

Sampai saat ini, pengamatan telah menunjukkan bahwa semakin besar jumlah bintang yang ada di galaksi tuan rumah, semakin besar lubang hitam."Hal ini berlaku untuk alam semesta lokal, yang hanya mencerminkan situasi di masa lalu alam semesta baru-baru ini," kata Urry.

Markas tempur antariksa pertama akan di buat Amerika serikat

markas tempur angkasa

Amerika adalah salah satu negara yang bersaing diantariksa. Departemen Pertahanan Amerika mengumumkan akan membangun markas perang di orbit bumi. Markas ini akan dijadikan tempat untuk mengantisipasi ancaman China dan Rusia terhadap aset Amerika di luar angkasa.

Semua satelit milik Amerika akan dipantau dari markas yang akan dibagun ini. Jika terlaksana, Amerika akan menjadi negara pertama yang mampu memantau satelit militer dan mata-mata dalam satu lokasi. Proyek ini dikabarkan akan dilaksanakan dalam waktu enam bulan ke depan.

"Jika musuh mampu mengambil ruang angkasa dari kami, upaya pengintaian di daerah potensial konflik harus bisa dilemahkan. Meski luar angkasa adalah tempat suaka virtual, maka sekarang harus dianggap sebagai domain operasional yang belum pernah kita pikirkan di masa lalu," ujar Work.

Pendanaan untuk fasilitas ini akan mengambil sebagian dari pengeluaran keamanan luar angkasa yang digelontorkan Departemen Pertahanan Amerika, sebesar US$5 miliar.

Nasa Mengembangkan Mesin Warp, Mesin Secepat Cahaya

Pesawat warp adalah pesawat yang dapat bergerak secepat cahayaIlustrasi pesawat warp



Warp adalah sebutan bagi sesuatu yang bergerak melebihi kecepatan cahaya. Saat ini, para peneliti NASA diJohnson Space Center, Texas, Sedang mengembangkan sebuah mesin yang mampu bergerak melebihi kecepatan cahaya.



Mesin ini diciptakan untuk menjelajahi alam semesta dengan sangat cepat. Dengan kecepatan cahaya, Mesin ini mampu menuju bintang terdekan dari matahari, alpha ceantury hanya dalam 4 tahun.



Meskipun Albert einstein pernah menyatakan bahwa 'Mustahil suatu benda dapat melebihi kecepatan cahaya', Insinyur dan fisikawan NASA, Dr Harold G. White tetap percaya bahwa sangat mungkin untuk melanggar teori yang dibuat oleh Albert Einstein.



Riset yang dilakukan peneliti NASA ini didasarkan pada teori fisika yang diungkap oleh fisikawan asal Meksiko, Miguel Alcubierre pada tahun 1994 yang mengatakan bahwa adalah mungkin untuk bergerak melebihi kecepatan cahaya jika ilmuan menemukan cara untuk memanfaatkan ekspansi dan kontraksi ruang.



Dengan menciptakan "gelembung warp" yang mampu memperluas ruang untuk kemudian terhubung dengan ruang lainnya, pesawat akan didorong menjauh dari Bumi dan tertarik ke arah bintang jauh oleh ruang waktu itu sendiri, ungkap Dr Alcubierre dalam hipotesisnya. Tampaknya hal ini akan sangat rumit, namun bukan berarti mustahil.



Dr White dan tim saat ini sedang melakukan penelitian di laboratorium khusus dimana lintasan foton melengkung dibuat untuk akselerasi apakah foton dapat didorong untuk bergerak lebih cepat dari cahaya atau tidak. Lebih lanjut Dr White mengatakan bahwa meskipun untuk membuat pesawat atau teknologi seperti pada pesawat Enterprise Star Trek adalah suatu impian di masa depan, saat ini merupakan awal yang sangat baik.



Dengan menggunakan kecepatan warp, untuk menuju ke tata surya lain yang sebelumnya diperlukan waktu puluhan ribu tahun, akan bisa ditempuh hanya dalam waktu beberapa minggu atau beberapa Bulan saja. Dan itu akan membuat kita sangat mungkin mempelajari dan mengeksplorasi tata surya lain. Berharap hal ini akan dapat terwujud di masa depan.

Apa yang akan terjadi jika kita menuangkan air di ruang angkasa ?

apa yang akan terjadi jika kita menuangkan air di ruang angkasa?

Ruang angkasa adalah tempat yang unik, tempat di mana tidak ada tekanan udara dan suhu yang konstan.

Jika kita menuangkan air di ruang angkasa, maka air tersebua akan langsung mendidih dan menguap. Akan tetapi, uap air yang terbentuk akan tetap berada ditempatnya. Hal ini diakibatkan karena tidak ada tekanan dan aliran udara.

Tekanan udara dapat meningkatkan titik didih air, jadi air di yang di panaskan di puncak gunung akan lebih cepat menguap dari pada di permukaan laut.

Inilah Teori asal usul air di bumi

asal usul air di bumi

Bumi adalah planet yang unik, bumi adalah satu satunya tempat di tata surya yang memiliki air cair di permukaanya. Yang kita ketahui saat ini adalah bahwa bumi adalah sebuah planet yang basah, yang tiga per empat dari permukaanya tertutup oleh air. Akan tetapi, bumi tidak serta merta memiliki air dipermukaanya saat bumi baru terbentuk.

Ada 2 teori yang menjelaskan tentang asal usul air di bumi. Diantaranya,

1.) Air berasal dari komet es yang menghantam bumi.

Teori ini menyatakan bahwa komet es adalah sumber dari lautan di bumi. Dalam teori ini dulunya bumi adalah planet yang gersang tanpa air sedikitpun. Lalu, sebuah komet es jatuh kebumi dan mulai mencair menjadi lautan di bumi. Hal ini terus berlangsung sampai bumi di penuhi air seperti saat ini.

2.) Air berasal dari bumi itu sendiri.

Teori ini menyatakan bahwa bumi memiliki kandungan air di interiornya sendiri. Kandungan air di bumi terpendam di bawah kerak bumi dalam bentuk uap air. Kemudian uap air keluar dari dalam bumi bersamaan dengan letusang gunung berapi di bumi. Uap air membentuk awan dan kemudian turun sebagai hujan yang membentuk lautan di bumi.

Walau demikian, teori tetaplah teori yang masih belum terbukti kebenaranya. Tetapi, teori ini sangat dibutuhkan untuk menjelaskan kenapa bumi memiliki air dan dari mana asal usul air di bumi.